Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung Terkini » Korupsi » Dugaan Desain Korupsi Massal Rp10 Miliar Guncang Dinas PPKBPPP Lampung Barat, Penegak Hukum Didesak Turun Tangan

Dugaan Desain Korupsi Massal Rp10 Miliar Guncang Dinas PPKBPPP Lampung Barat, Penegak Hukum Didesak Turun Tangan

  • account_circle Times Akurat News
  • calendar_month 35 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dugaan Desain Korupsi Massal Rp10 Miliar Guncang Dinas PPKBPPP Lampung Barat, Penegak Hukum Didesak Turun Tangan

LAMPUNG BARAT – Tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPP) Kabupaten Lampung Barat kini berada di bawah sorotan tajam. Rencana Umum Pengadaan (RUP) instansi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Budi Kurniawan tersebut diduga kuat memuat desain manipulasi anggaran sistematis yang berpotensi merugikan negara hingga Rp10.034.251.750 (Rp10 miliar).

Berdasarkan analisis mendalam terhadap dokumen RUP, postur anggaran Dinas PPKBPPP dinilai menyimpang dari prinsip efisiensi. Alokasi dana tersebut diduga kuat dirancang menjadi celah tindak pidana korupsi melalui praktik penggelembungan dana (markup), pemecahan paket ekstrem (splitting), hingga pelanggaran mencolok terhadap aturan pengadaan barang dan jasa.

Terdapat lima temuan kejanggalan dan pelanggaran berat dalam RUP Dinas PPKBPPP Lampung Barat Tahun Anggaran 2025:

  • Praktik Splitting Ekstrem Ratusan Paket: Dari total pagu Rp10 miliar, dana dipecah secara irasional menjadi 370 paket pengadaan dengan rata-rata nilai hanya Rp27 juta per paket. Praktik ini diduga kuat sebagai trik menghindari tender terbuka demi mempertahankan kendali atas pemilihan vendor. Salah satu contoh paling mencolok adalah belanja alat tulis, fotokopi, dan cetak senilai Rp686.934.400 yang dipecah menjadi 172 paket.

  • Pelanggaran Hukum pada Proyek Fisik Ratusan Juta: Ditemukan enam paket pekerjaan infrastruktur berskala besar dengan total nilai Rp2.173.395.000 yang dipaksakan menggunakan metode “Pengadaan Langsung”. Padahal, regulasi nasional membatasi Pengadaan Langsung maksimal Rp200 juta. Proyek ini mencakup Pembangunan Gedung Balai PKB (dianggarkan Rp294 juta – Rp310 juta per paket) dan satu paket pengelolaan program senilai Rp664.080.000.

  • Pemborosan Dana Operasional & Ancaman Kuitansi Fiktif: Hampir 25% dari total anggaran, atau sebesar Rp2.419.239.000, dihabiskan khusus untuk Perjalanan Dinas dan Paket Rapat. Sektor ini dikenal sangat rawan dimanipulasi melalui modus daftar hadir fiktif atau penggelembungan durasi kegiatan. Di luar itu, terdapat alokasi honorarium tunggal untuk narasumber dan panitia yang mencapai angka fantastis sebesar Rp324.000.000.

  • Kamuflase Proyek Stunting di “Zona Gelap”: Dinas menetapkan paket Pemantauan Data dan Informasi Keluarga Berisiko Stunting senilai Rp645.000.000 menggunakan metode “Dikecualikan”. Langkah ini menabrak aturan hukum dan diduga menjadi siasat untuk menyingkirkan paket bernilai ratusan juta tersebut dari radar persaingan tender terbuka nasional.

  • Penolakan Transparansi E-Katalog: Dari 286 paket pengadaan melalui metode Penyedia, Dinas PPKBPPP tercatat hanya mendaftarkan tiga paket menggunakan sistem E-Purchasing (E-Katalog Versi 6). Keengganan menggunakan platform digital ini dinilai sebagai upaya mempertahankan ruang transaksi konvensional yang lebih mudah memfasilitasi rekayasa harga dan praktik kickback (uang pelicin).

Deretan temuan ini secara jelas melabrak Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 juncto Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jika dibiarkan berlanjut hingga tahap pencairan, praktik ini berpotensi kuat memenuhi unsur perbuatan melawan hukum dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Menyikapi potensi kebocoran uang negara yang masif, elemen pengawas menuntut langkah tegas dan terukur dari otoritas terkait:

  1. Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan BPKP Provinsi Lampung: Didesak segera menggelar Probity Audit (Audit Integritas) terhadap proses perencanaan RUP Dinas PPKBPPP Lampung Barat sebelum Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dicairkan. Seluruh nomenklatur proyek yang menyalahi batas wajar pengadaan langsung harus segera dibatalkan atau dievaluasi ulang.

  2. Aparat Penegak Hukum (KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian): Diminta menjadikan Dinas PPKBPPP Lampung Barat sebagai target prioritas Operasi Intelijen Yustisial. APH dituntut untuk segera merencanakan Audit Investigatif dengan pendekatan follow the money guna membedah rancangan aliran dana di balik proyek-proyek janggal tersebut.

Program krusial nasional seperti percepatan penurunan angka stunting dan ketahanan keluarga tidak pantas dijadikan ajang bancakan oleh oknum birokrasi di daerah. Transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan guna memastikan APBD Lampung Barat benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat, bukan pada kepentingan segelintir pihak. (*RED) 

Dugaan Desain Korupsi Massal Rp10 Miliar Guncang Dinas Ppkbppp Lampung Barat, Penegak Hukum Didesak Turun Tangan

Avatar Of Times Akurat News

Penulis

‎Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. ‎ ‎Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). ‎ ‎Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. ‎ ‎Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stories Of Resilience: Failed Gadgets That Paved The Way For Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 313
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Next-Gen Consoles And Accessories For The Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Revolusi Senyap Disdukcapil Tanggamus, Dari Rekor Perekaman 104 Persen Hingga Sabet Zona Hijau Ombudsman Ri

    Revolusi Senyap Disdukcapil Tanggamus, Dari Rekor Perekaman 104 Persen Hingga Sabet Zona Hijau Ombudsman RI

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanggamus sukses meraih predikat Zona Hijau dengan skor kepatuhan 95,14 dari Ombudsman RI. Prestasi gemilang ini didorong oleh 11 inovasi pelayanan publik unggulan, termasuk rekor perekaman KTP-el hingga 104 persen, digitalisasi layanan via WhatsApp “Bunda Dewi”, serta otomatisasi cetak Kartu Keluarga melalui program “AKU LULUS” yang kini menjadi proyek percontohan se-Provinsi Lampung.

  • Inspirational Tales Of Gadgets Changing Lives For The Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 261
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Inspirational Tales Of Gadgets Changing Lives For The Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 260
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Luncurkan Gaspolpak, Bpprd Lampung Selatan Jemput Bola Jadikan Asn Pelopor Taat Pajak

    Luncurkan Gaspolpak, BPPRD Lampung Selatan Jemput Bola Jadikan ASN Pelopor Taat Pajak

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BPPRD Lampung Selatan luncurkan program Gaspolpak (Gerakan ASN Pelopor Pajak) lewat layanan jemput bola guna meningkatkan PAD dan jadikan ASN teladan taat PBB.

error: Content is protected !!
expand_less