‎ ‎ Times Akurat News
akuratampung.com
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BerandaBeritaEkonomi dan BisnisNasionalPemerintahan

Kadis ESDM Lampung Hadiri IIGCE 2026, Indonesia Kebut Optimalisasi Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW untuk Kedaulatan Energi

Avatar Of Rivan Firmansyah
7707
×

Kadis ESDM Lampung Hadiri IIGCE 2026, Indonesia Kebut Optimalisasi Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW untuk Kedaulatan Energi

Sebarkan artikel ini
Kadis Esdm Lampung Hadiri Iigce 2026, Indonesia Kebut Optimalisasi Harta Karun Panas Bumi 23,2 Gw Untuk Kedaulatan Energi
Example 468x60

Kadis ESDM Lampung Hadiri IIGCE 2026, Indonesia Kebut Optimalisasi Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW untuk Kedaulatan Energi

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Ir. Budhi Darmawan, S.T., M.T., bersama Kepala Bidang Energi, Sopan Sopian Atik, S.T., M.M., dalam ajang berskala global, The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026.

Acara strategis yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 19 hingga 21 Agustus 2026 ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi domestik melalui pemanfaatan panas bumi (geotermal) sebagai energi bersih, andal, dan berkelanjutan.

Example 300X600

Tahun ini, IIGCE mengusung tema besar “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security”. Tema ini menggarisbawahi urgensi posisi panas bumi bukan sekadar energi alternatif, melainkan sebagai beban dasar (baseload) penopang utama transisi dan keamanan energi nasional.

Indonesia saat ini tercatat sebagai negara dengan sumber daya panas bumi terbesar di dunia. Namun, realisasi di lapangan masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan antara potensi dan pemanfaatan.

Berdasarkan data terkini yang mengemuka dalam konvensi tersebut, Indonesia memiliki potensi panas bumi yang diproyeksikan mencapai 23,2 Gigawatt (GW). Ironisnya, kapasitas terpasang saat ini baru menyentuh angka 2,78 GW atau hanya sekitar 11,6 persen dari total potensi yang ada.

Fakta ini menjadi pecutan bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk segera merumuskan langkah taktis. Potensi raksasa yang tertidur di perut bumi Nusantara ini harus segera dieksekusi menjadi tenaga listrik nyata untuk memperkuat kedaulatan energi nasional, sekaligus melepaskan ketergantungan pada energi fosil.

Kehadiran delegasi dari Dinas ESDM Provinsi Lampung di IIGCE 2026 mengindikasikan kesiapan daerah dalam menyelaraskan kebijakan energi daerah dengan visi besar nasional. Sebagai salah satu provinsi dengan titik potensi panas bumi yang menjanjikan, langkah proaktif daerah mutlak diperlukan untuk menarik investasi dan mempercepat eksekusi proyek geotermal yang berwawasan lingkungan.

Ketahanan energi adalah pilar utama kekuatan sebuah negara. Dengan komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan di sektor energi, target swasembada energi yang ramah lingkungan bukan lagi sekadar retorika, melainkan visi yang segera terwujud. (*) 

Kadis Esdm Lampung Hadiri Iigce 2026, Indonesia Kebut Optimalisasi Harta Karun Panas Bumi 23,2 Gw Untuk Kedaulatan Energi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cetak Ratusan Lulusan Terampil, Begini Strategi Smkn 1 Kalianda Bangun Karakter Dan Kemandirian Finansial
Pendidikan

SMKN 1 Kalianda terus berakselerasi mencetak SDM unggul dan kompetitif demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Melalui transformasi strategis menuju BLUD yang ditopang oleh operasional Teaching Factory, institusi ini sukses memperkuat jaring pengaman sosial, mencetak anggota Paskibraka berprestasi, dan meluluskan ratusan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh ekosistem industri.

Imbas Indikasi Judi Online, Rekening Bansos 17.252 Kpm Lampung Selatan Diblokir: Begini Cara Mudah Melakukan Sanggahan
Pemerintahan

Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan mengambil tindakan tegas dengan memblokir rekening bantuan sosial (bansos) bagi sebanyak 17.252 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Langkah ini dilakukan setelah ditemukan indikasi kuat keterlibatan para KPM tersebut dalam aktivitas judi online (judol).

Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Puji Sukanto, menegaskan bahwa pemblokiran ini merupakan upaya penertiban agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan ilegal. “Ya, ada 17.252 KPM yang terindikasi terlibat judi online, dan rekening mereka telah diblokir sementara,” ujarnya.

Puji Sukanto menghimbau kepada KPM yang merasa tidak terlibat judi online namun rekeningnya terblokir untuk segera mengajukan sanggahan. Proses sanggahan dibuka hingga 31 Agustus 2026. KPM dapat mengajukan sanggahan melalui dua saluran resmi:

Aplikasi Cek Bansos resmi.

Menghubungi Pendamping PKH masing-masing.

Dinas Sosial Lampung Selatan juga mengingatkan KPM untuk waspada terhadap penipuan yang memanfaatkan situasi ini. Puji menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan sanggahan adalah gratis dan tidak dipungut biaya apa pun. KPM diharapkan mengikuti prosedur resmi dan tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kemudahan dengan imbalan uang. Langkah ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi KPM yang benar-benar membutuhkan dan mencegah penyalahgunaan dana bansos di masa mendatang.

error: Content is protected !!
‎ ‎
Times Akurat News