Kinerja Gemilang Dinsos Bandar Lampung, Sentuhan Humanis Aklim Sahadi Sasar Penurunan Stunting Hingga Rehabilitasi Sosial
- account_circle Times Akurat News
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kinerja Gemilang Dinsos Bandar Lampung, Sentuhan Humanis Aklim Sahadi Sasar Penurunan Stunting Hingga Rehabilitasi Sosial
BANDAR LAMPUNG – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Aklim Sahadi, S.Kom., M.M., terus menunjukkan transformasi pelayanan publik yang berfokus pada intervensi sosial yang terukur, transparan, dan tepat sasaran. Dalam satu bulan terakhir, berbagai program jaring pengaman sosial telah dieksekusi dengan presisi, mengubah paradigma pelayanan dari sekadar bantuan reaktif (amal) menjadi perlindungan dan pemberdayaan berkelanjutan.
Salah satu pencapaian paling menonjol adalah intervensi gizi massal yang bertujuan memutus rantai kemiskinan biologis. Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinsos mendistribusikan bantuan telur ayam segar secara gratis kepada 1.080 keluarga berisiko stunting. Aklim Sahadi merumuskan alokasi logistik yang sangat terukur, di mana masing-masing keluarga penerima manfaat mendapatkan 4 kilogram telur per bulan selama tiga bulan berturut-turut. Target penerima bantuan ini dipadankan secara ketat dengan data desil 1 hingga 3 milik Dinas Sosial guna memastikan presisi penyaluran.
Pada sektor rehabilitasi fisik dan mobilitas warga, Dinsos mengambil momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk menyalurkan secara masif 292 unit alat bantu kesehatan. Bantuan yang disebar ke 20 kecamatan ini terdiri dari 203 unit kursi roda, 29 tongkat kaki tiga, 25 alat bantu dengar, 21 walker, dan 14 kruk, yang bertujuan mengembalikan kemerdekaan mobilitas bagi para lansia dan penyandang disabilitas.
Kepedulian negara terhadap warga di garis kerentanan terdalam juga terlihat dari penanganan krisis sosial makro di jalanan. Dinsos Bandar Lampung mencatat rekam jejak keberhasilan dalam memfasilitasi dan memulangkan 226 orang terlantar (korban mobilitas geografis dan kriminalitas jalanan) ke daerah asal mereka. Selain itu, Dinsos secara humanis juga menyelamatkan dan merehabilitasi 19 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat melalui kolaborasi triase lintas sektoral bersama Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan yayasan-yayasan panti sosial.
Dinsos juga membuktikan kematangan manajerialnya saat merespons isu-isu sosial di masyarakat. Terkait isu viral seorang anak SD (Daud) yang terpaksa mencari barang rongsokan, Aklim Sahadi dengan jernih mengklarifikasi bahwa keluarga yang bermukim di Enggal tersebut berstatus Desil 1 dan secara rutin telah menerima intervensi negara berupa sembako, beras, hingga bantuan Atensi (kasur). Lebih jauh, Dinsos bahkan telah menawarkan perlindungan pendidikan masa depan melalui program “Sekolah Rakyat” yang dibiayai penuh, yang menekankan bahwa penyelesaian kemiskinan juga membutuhkan modifikasi perilaku keluarga sasaran.
Sebagai pilar pelengkap kohesi sosial, Dinsos juga menyuntikkan dukungan kepada entitas kultural dan keagamaan. Baru-baru ini, Dinsos menyalurkan dana hibah infrastruktur rumah ibadah senilai total Rp 1,9 miliar yang bersumber sepenuhnya dari APBD. Dana stimulus ini didistribusikan sesuai dengan proporsi kebutuhan lapangan kepada 40 entitas, meliputi 33 masjid, 5 musala, 1 gereja, serta fasilitas pendukung bagi organisasi Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Bandar Lampung.
Penulis Times Akurat News
Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).

Saat ini belum ada komentar