Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung Terkini » Triliunan untuk Jalan Lampung, Anggaran Raksasa, Ujian Nyata Pengawasan

Triliunan untuk Jalan Lampung, Anggaran Raksasa, Ujian Nyata Pengawasan

  • account_circle Times Akurat News
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Triliunan untuk Jalan Lampung, Anggaran Raksasa, Ujian Nyata Pengawasan

 

BANDAR LAMPUNG – Anggaran raksasa bukanlah jaminan otomatis bagi kualitas infrastruktur. Justru, ketika lebih dari Rp1 triliun uang daerah dialokasikan untuk pembangunan jalan, standar pengawasan harus dilipatgandakan.

 

Pada Tahun Anggaran 2026, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mengucurkan dana sekitar Rp1,08 triliun untuk 30 paket pekerjaan jalan. Nilai fantastis ini menempatkan proyek jalan sebagai etalase belanja infrastruktur daerah yang patut diawasi secara saksama, tidak hanya oleh aparat pengawas, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

Urgensi pengawasan ini berakar dari rekam jejak tahun sebelumnya. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 11/T/LHP/DJPKN-V.BLP/PPD.03/01/2026 atas pengelolaan belanja daerah Pemprov Lampung Tahun Anggaran 2025, mencatat temuan bermasalah senilai Rp3,16 miliar di lingkungan Dinas BMBK. Masalah utamanya klasik: kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi yang dipersyaratkan.

Temuan 2025 memang tidak bisa serta-merta dijadikan vonis bahwa proyek 2026 akan bernasib sama. Namun, hal itu adalah red flag (peringatan keras) bagi pemerintah daerah. Dalam konstruksi jalan, kekurangan volume dan spesifikasi yang meleset bukanlah sekadar persoalan administratif. Ini adalah indikator bocornya sistem pengendalian mutu di lapangan.

Spesifikasi menentukan “nyawa” sebuah jalan—mulai dari mutu material, ketebalan, hingga standar teknis pengerjaan. Jika aspek fundamental ini bermasalah hingga lolos menjadi temuan BPK, pertanyaannya bukan lagi sebatas berapa kerugiannya, melainkan mengapa sistem pengawasan bisa kebobolan? Di titik inilah kualitas tata kelola Pemprov Lampung benar-benar diuji.

Memasuki 2026 dengan triliunan rupiah yang kembali dikelola, wajar jika publik menuntut evaluasi menyeluruh. Pertanyaan kritis pun bermunculan: Apakah pengawasan lapangan kini lebih ketat? Apakah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan, dan pengawas benar-benar menjalankan fungsinya? Serta, apa jaminan bahwa uang rakyat hanya dibayarkan untuk proyek yang 100% memenuhi kontrak?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukanlah tuduhan, melainkan wujud kontrol sosial atas APBD. Jalan yang dibangun tidak sesuai standar akan lebih cepat rusak, memicu siklus “tambal sulam” yang kembali menguras kas daerah. Pada akhirnya, persoalan kualitas teknis ini berujung pada hilangnya efisiensi belanja daerah dan merugikan masyarakat selaku pengguna jalan.

Oleh karena itu, Pemprov Lampung tidak perlu bersikap defensif. Proyek bernilai besar justru akan mendapat legitimasi kuat jika dibarengi dengan transparansi absolut. Akses informasi mengenai lokasi, nilai kontrak, progres, hingga hasil akhir pekerjaan harus dibuka seluas-luasnya kepada publik. Temuan BPK 2025 harus dijadikan cambuk untuk merombak sistem pengendalian, bukan sekadar catatan administratif yang dijawab di atas kertas.

Pada akhirnya, kesuksesan pembangunan jalan tidak diukur dari besarnya anggaran yang terserap atau banyaknya pita yang digunting. Tolok ukur sebenarnya adalah: apakah pekerjaan yang dibayar dengan uang rakyat tersebut sesuai kontrak, bervolume presisi, dan memberikan manfaat jangka panjang?

Rp1,08 triliun adalah peluang emas untuk memperbaiki konektivitas Lampung. Namun, temuan Rp3,16 miliar di tahun sebelumnya adalah pengingat keras. Jangan sampai yang besar hanya anggarannya, sementara yang tertinggal justru kualitas jalannya.(*)

Triliunan Untuk Jalan Lampung, Anggaran Raksasa, Ujian Nyata Pengawasan

Avatar Of Times Akurat News

Penulis

‎Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. ‎ ‎Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). ‎ ‎Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. ‎ ‎Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Next-Gen Consoles And Accessories For The Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Gadgets On The Go: Top Tech For Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 242
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools For The Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 295
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Dari Seragam Gratis Hingga Gaji Pppk Naik, Ini Gebrakan Disdikbud Lampung Barat 2026

    Dari Seragam Gratis hingga Gaji PPPK Naik, Ini Gebrakan Disdikbud Lampung Barat 2026

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Disdikbud Lampung Barat. Sukses padukan mitigasi krisis, seragam gratis, hingga kenaikan insentif PPPK

  • Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us To New Frontiers

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 295
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology In Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Times Akurat News
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

error: Content is protected !!
expand_less