Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tag "Kejati Lampung"

Kejati Lampung

Skandal Dlh Lampung, Lingkungan Sekarat, Anggaran Miliaran Jadi Bancakan Pejabat

SKANDAL DLH LAMPUNG, Lingkungan Sekarat, Anggaran Miliaran Jadi Bancakan Pejabat

  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • account_circle Times Akurat News
  • visibility 3
  • 0Komentar

Skandal dugaan korupsi miliaran rupiah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung terbongkar. Temukan 5 modus operandi penggelembungan anggaran mulai dari perjalanan dinas fiktif hingga manipulasi e-katalog di tengah krisis ekologis daerah.

Tanggamus Darurat Korupsi: Dari Skandal Sppd Nyangklak Hingga Pesta Anggaran Fiktif Dan Kartel Proyek Dprd 2025

TANGGAMUS DARURAT KORUPSI: Dari Skandal SPPD Nyangklak hingga Pesta Anggaran Fiktif dan Kartel Proyek DPRD 2025

  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • account_circle Times Akurat News
  • visibility 15
  • 0Komentar

Aroma korupsi kembali guncang DPRD Tanggamus. Dari skandal SPPD fiktif 2021 yang mandek, hingga temuan mark-up ekstrem APBD 2025 dan kartel proyek. Baca selengkapnya!

Skandal Miliaran Anggaran Dlh Lampung, Modus Perjalanan Dinas Fiktif, Mark-Up Katering, Hingga Vendor Afiliasi Ditelanjangi!

Skandal Miliaran Anggaran DLH Lampung, Modus Perjalanan Dinas Fiktif, Mark-Up Katering, hingga Vendor Afiliasi Ditelanjangi!

  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • account_circle Times Akurat News
  • visibility 11
  • 0Komentar

Bongkar dugaan korupsi anggaran DLH Lampung TA 2025–2026! BPK & FAGAS soroti rekayasa SPPD fiktif, mark-up katering, hingga vendor E-Katalog bermasalah. Simak analisisnya!

Gebrakan Kejati: Harta Fantastis Rp38,58 Miliar Milik Eks Gubernur Arinal Djunaidi Disita dalam Pusaran Korupsi Migas

  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • account_circle Times Akurat News
  • visibility 7
  • 0Komentar

Gebrakan Kejati: Harta Fantastis Rp38,58 Miliar Milik Eks Gubernur Arinal Djunaidi Disita dalam Pusaran Korupsi Migas. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyita harta senilai Rp38,58 miliar milik eks Gubernur Arinal Djunaidi dalam pengembangan penyidikan kasus korupsi dana bagi hasil migas (Participating Interest). Aset sitaan mencakup 29 sertifikat tanah, mobil mewah, deposito, hingga logam mulia yang diduga terkait penyelewengan dana yang merugikan negara ratusan miliar rupiah.

error: Content is protected !!
expand_less