Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lampung Terkini » Pendidikan & Budaya » Buka Festival Literasi 2026, Parosil Mabsus Tegaskan Literasi Kunci Utama Entaskan Kemiskinan

Buka Festival Literasi 2026, Parosil Mabsus Tegaskan Literasi Kunci Utama Entaskan Kemiskinan

  • account_circle Times Akurat News
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buka Festival Literasi 2026, Parosil Mabsus Tegaskan Literasi Kunci Utama Entaskan Kemiskinan

LAMPUNG BARAT, AKURATLAMPUNG.COM – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan kunci strategis dan pilar utama dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Lampung Barat.

Pesan krusial tersebut disampaikan Parosil saat membuka secara resmi gelaran Festival Literasi Lampung Barat 2026 yang berlangsung semarak di pelataran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Selasa (20/10/2026).

Dalam arahannya, Bupati Parosil mengungkapkan bahwa pemaknaan literasi di era modern harus melampaui kebiasaan fisik sekadar membaca buku. Literasi harus menjadi fondasi transformasi sosial yang mampu mengubah tantangan dan persoalan masyarakat menjadi peluang serta harapan baru.

“Literasi itu membuka wawasan, membuka cakrawala, dan menjadi jendela dunia. Semua muara dari kemajuan adalah literasi. Ketika masyarakat menjadi produktif melalui pemahaman literasi yang baik, mereka akan mampu menyelesaikan berbagai persoalan hidupnya,” tegas Parosil di hadapan para jajaran pejabat dan ratusan pegiat literasi.

Menurut Parosil, tingkat kecerdasan dan keterampilan yang lahir dari budaya literasi akan menjadi jalan keluar konkret dari jebakan kemiskinan. Pasalnya, budaya membaca yang kuat melahirkan daya kritis serta kreativitas tinggi yang dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi daerah.

Sebagai contoh nyata, ia menyoroti pentingnya literasi dalam mendukung program hilirisasi produk lokal.

“Membaca itu melahirkan kreativitas. Hari ini kita bicara tentang hilirisasi—bagaimana kita mampu mengubah bentuk dan mengubah rasa dari potensi lokal kita agar memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi,” jelasnya.

Menyadari besarnya spektrum manfaat literasi, Parosil menginstruksikan agar gerakan literasi tidak hanya dijadikan beban tugas satu Perangkat Daerah (PD) saja, seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ia menuntut komitmen dan kerja sama kolaboratif dari seluruh dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Lampung Barat.

Mengakhiri sambutannya, Parosil memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam kepada seluruh pegiat, komunitas, dan relawan literasi di Bumi Beguai Jejama Secancanan. Ia meminta agar konsistensi dan eksistensi gerakan ini terus dijaga serta dirawat bersama.

Bagi Pemkab Lampung Barat, literasi bukan sekadar program seremonial tahunan, melainkan investasi jangka panjang bagi penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan mandiri.

“Literasi adalah investasi harapan dan masa depan Lampung Barat,” pungkasnya.(*)

Buka Festival Literasi 2026, Parosil Mabsus Tegaskan Literasi Kunci Utama Entaskan Kemiskinan

Avatar Of Times Akurat News

Penulis

‎Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. ‎ ‎Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). ‎ ‎Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. ‎ ‎Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

error: Content is protected !!
expand_less