Dinsos Bandar Lampung Bantu Warga Yang Sempat Tinggal di Bawah Flyover
BANDAR LAMPUNG — Kisah pilu Parno dan keluarganya yang terpaksa menjadikan kolong flyover (jalan layang) di Bandar Lampung sebagai tempat berlindung akhirnya menemui titik terang. Merespons kondisi warga yang terhimpit keterbatasan ekonomi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi hunian yang layak dan pemenuhan kebutuhan dasar.
Penanganan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam mengentaskan permasalahan sosial warganya. Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Aklim Sahadi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Sriwati, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pada Selasa (1/9/2026) ini disesuaikan langsung dengan apa yang paling dibutuhkan oleh keluarga tersebut.
Bentuk intervensi sosial yang diserahkan oleh Dinsos Bandar Lampung meliputi:
-
Fasilitas Tempat Tinggal: Pembiayaan penuh sewa rumah kontrakan selama 5 bulan ke depan, guna memastikan keluarga Parno memiliki tempat bernaung yang aman dan sehat.
-
Pemenuhan Kebutuhan Pokok: Penyerahan paket sembako yang isi dan jenisnya dibelikan khusus berdasarkan permintaan langsung dari Bapak Parno.
“Kita belikan kebutuhan berdasarkan permintaan Pak Parno dalam bentuk sembako, dan sudah kita bayarkan juga uang kontrakan selama lima bulan,” tegas Sriwati.
Lebih dari sekadar memberikan bantuan karitatif, Pemkot Bandar Lampung menargetkan agar bantuan ini menjadi batu loncatan bagi keluarga Parno untuk bangkit dan hidup lebih mandiri. Jeda waktu lima bulan bebas biaya sewa rumah diharapkan dapat dimanfaatkan Parno untuk menata kembali roda perekonomian keluarganya.
Sebagai pekerja di sektor informal, Parno diharapkan dapat mengelola pemasukannya dengan lebih baik. “Harapan kami tentunya Pak Parno bisa lebih mandiri. Dari usaha rongsokannya, mudah-mudahan beliau mulai bisa menyisihkan uang untuk membayar sewa kontrakan berikutnya, sehingga tidak lagi harus kembali hidup di jalanan,” tambah Sriwati.
Langkah solutif dari Pemkot ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam. Kini, Parno dan keluarganya tidak perlu lagi menahan dinginnya angin malam dan pekatnya debu jalanan.
Dengan mata berkaca-kaca, Parno menyampaikan apresiasinya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya jajaran Dinas Sosial, yang telah peduli dan membantu saya,” tuturnya haru.

















