REBUT POSISI STRATEGIS BUMD LAMPUNG BARAT, 13 KANDIDAT IKUTI UKK KETAT SELAMA TIGA HARI
- account_circle Rivan Firmansyah
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
REBUT POSISI STRATEGIS BUMD LAMPUNG BARAT, 13 KANDIDAT IKUTI UKK KETAT SELAMA TIGA HARI
LAMPUNG BARAT — Sebanyak 13 kandidat terbaik resmi mengikuti rangkaian Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) guna memperebutkan sejumlah posisi strategis di tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lampung Barat. Seleksi ketat ini menjadi momentum krusial untuk menjaring figur pengurus yang kompeten, berintegritas, dan mampu mendongkrak kinerja perusahaan pelat merah tersebut.
Pelaksanaan UKK berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Senin hingga Rabu (26–28 Oktober 2026). Bertempat di Gedung Balai Besar Bahasa Lantai I, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Lampung (Unila), proses seleksi ini dirancang secara transparan dan profesional.
Sekretaris Tim Panitia Seleksi (Pansel), M. Agus Setiawan, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan kandidat terpilih yang telah lolos tahapan seleksi administrasi sebelumnya.
“Seluruh peserta hadir mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan tanpa kendala berarti,” ujar Agus saat mendampingi Ketua Tim Pansel, Pirwan, S.E., M.M., Selasa (27/10).
Seleksi ketat ini ditujukan untuk mengisi formasi jabatan strategis pada tiga perusahaan daerah milik Pemkab Lampung Barat, yakni:
PT BPRS Lampung Barat (Perseroda)
PT Pesagi Mandiri (Perseroda)
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Limau Kunci
Dari total 13 peserta yang berkompetisi, empat kandidat di antaranya membidik formasi di PT BPRS Lampung Barat (Perseroda), yaitu:
Sumadi, S.I.P., M.M.
Budi Rahayu, S.E., M.Ec.Dev.
Basuki Rahmat, S.Sos., M.P.
Rahmad Dian Murtado, S.I.P.
Guna menjamin objektivitas dan kualitas hasil seleksi, Pansel menggandeng enam asesor yang terdiri dari akademisi dan pakar berpengalaman. Tim asesor tersebut meliputi:
Drs. Nukman, M.M.
Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.
Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si.
Dr. Nur Efendi, S.Sos., M.Si.
Dr. Jeni Wulandari, S.A.B., M.Si.
Mirwan, S.E., M.M.
Agus merincikan, tahapan seleksi dirancang secara komprehensif untuk menguji seluruh dimensi kompetensi peserta:
Hari Pertama (Senin, 26/10): Pelaksanaan psikotes untuk memetakan kapasitas mental dan psikologis kandidat.
Hari Kedua (Selasa, 27/10): Uji kompetensi bidang untuk menilai kedalaman wawasan manajerial dan teknis.
Hari Ketiga (Rabu, 28/10): Sesi wawancara mendalam dan presentasi makalah rencana bisnis (business plan).
Menurut Pansel, setiap tahapan dirancang secara terukur untuk menggali kemampuan, pengalaman, pemahaman strategis, serta kesiapan mental peserta dalam memikul tanggung jawab besar di BUMD.
Selain kompetensi teknis dan manajerial, aspek integritas menjadi sorotan utama dalam proses penjaringan ini. Harapannya, figur-figur yang terpilih nanti mampu membawa angin segar bagi transformasi bisnis BUMD, meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat Lampung Barat. (*) 
Penulis Rivan Firmansyah
Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).

Saat ini belum ada komentar