BANDAR LAMPUNG — Ajang olahraga berbalut pariwisata, Krakatau Run 2026, sukses menghentak Kota Bandar Lampung. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., yang hadir langsung memberikan dukungan penuh, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang unjuk ketangkasan fisik, melainkan jurus jitu untuk mengakselerasi sport tourism sekaligus memompa detak jantung perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM lokal.
Kemeriahan Krakatau Run 2026 yang dipusatkan di Lapangan Saburai, Enggal, pada Sabtu (29/8/2026), menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian akbar Festival Krakatau XXXV.
Dalam gelaran bergengsi tersebut, Ahmad Giri Akbar tampak hadir didampingi oleh Ketua IKAD DPRD Provinsi Lampung, Irene Fransisca Giri, S.I.Kom., M.H., dan Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M. Kehadiran jajaran teras legislatif ini mempertegas komitmen DPRD dalam mengawal kemajuan sektor pariwisata daerah.
Turut menyemarakkan acara, hadir pula deretan tokoh penting eksekutif, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari, serta Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan.
Menyulap jalanan kota menjadi lintasan lari yang semarak, Krakatau Run 2026 berhasil menyedot animo luar biasa dengan diikuti sekitar 1.500 pelari dari berbagai penjuru nusantara. Berlaga di tiga kategori bergengsi—5K Virtual Run, 5K, dan 10K—para peserta tidak hanya berlomba memperebutkan garis finis, tetapi juga disuguhi pesona pariwisata Lampung. Imbasnya, para pelaku UMKM yang membuka gerai di sekitar lokasi acara panen raya dari lonjakan pengunjung dan wisatawan.
Melihat antusiasme yang pecah, Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, melontarkan pandangannya mengenai potensi raksasa sport tourism. Menurutnya, olahraga yang dikemas dengan cerdas dalam bingkai pariwisata adalah daya pikat baru (magnet pariwisata) yang mampu meluaskan spektrum promosi destinasi wisata Lampung ke kancah nasional maupun global.
Lebih dari itu, politisi muda ini menekankan pentingnya multiplier effect (efek ganda) dari setiap gelaran sport tourism.
“Sport tourism harus mampu memberikan dampak yang jauh lebih luas. Esensinya adalah, ketika ribuan peserta dan wisatawan tumpah ruah datang ke Lampung, di situlah terjadi perputaran roda ekonomi yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput dan para pelaku UMKM kita,” tegas Ahmad Giri Akbar.
DPRD Provinsi Lampung, lanjut Giri, akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung agenda-agenda pariwisata inovatif yang mampu mengawinkan semangat olahraga, promosi destinasi eksotis, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan secara harmonis.
“Festival semacam ini harus terus dielevasi dan dikemas dengan konsep yang semakin matang ke depannya. Visi kita jelas: Lampung tidak boleh hanya sekadar menjadi tuan rumah tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi harus bertransformasi menjadi destinasi utama wisata olahraga yang dirindukan dan selalu dinanti oleh masyarakat dari berbagai penjuru daerah,” pungkasnya penuh optimisme.
Sebagai informasi, Krakatau Run 2026 merupakan salah satu mahakarya dalam rangkaian Festival Krakatau XXXV (25–30 Agustus 2026) yang telah diakui secara nasional dengan tercatat dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. (*)



















