‎ ‎ Times Akurat News
akuratampung.com
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaBeranda

Hilang Kendali Saat Mainkan Gas Motor, Pemuda di Natar Tewas Tertemper KA 4124

Avatar Of Rivan Firmansyah
6752
×

Hilang Kendali Saat Mainkan Gas Motor, Pemuda di Natar Tewas Tertemper KA 4124

Sebarkan artikel ini
Hilang Kendali Saat Mainkan Gas Motor, Pemuda Di Natar Tewas Tertemper Ka 4124
Sumber: Polsek Natar, PT KAI, Dan Warga Sekitar.
Example 468x60

Hilang Kendali Saat Mainkan Gas Motor, Pemuda di Natar Tewas Tertemper KA 4124

LAMPUNG SELATAN — Peristiwa tragis kembali merenggut nyawa di jalur perlintasan kereta api liar tanpa penjagaan. Seorang pemuda tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak Kereta Api (KA) 4124 di kawasan Serbajadi, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (4/9/2026) siang.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pada pukul 11.45 WIB di KM 21+3/4 Petak Jalan Gedung Ratu–Rejosari. Berdasarkan identifikasi pihak berwajib, berikut adalah rincian data korban dalam insiden ini:

Example 300X600
Keterangan Informasi Detail
Nama Korban Muhammad Adi Wibowo (26 Tahun)
Alamat Dusun Serbajadi II, Desa Pemanggilan, Kec. Natar
Kendaraan Korban Sepeda Motor Honda Beat (Nopol: BE 3738 FL)
Titik Kejadian Perlintasan Liar Petak Jalan Gedung Ratu – Rejosari

Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya langsung merespons usai menerima laporan darurat dari petugas pengamanan Stasiun Gedung Ratu yang meneruskan informasi dari masinis KA 4124.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan dari para saksi mata, kecelakaan ini dipicu oleh hilangnya kendali pada kendaraan korban. Berikut adalah urutan peristiwanya:

  • Rute Perjalanan: Korban yang mengendarai Honda Beat tengah melaju dari arah Desa Natar menuju arah Desa Serbajadi.

  • Peringatan Masinis: Masinis KA 4124 yang melaju kencang dari arah Stasiun Labuhan Ratu telah menjalankan prosedur keselamatan dengan membunyikan Semboyan 35 (klakson panjang lokomotif) sebagai peringatan.

  • Hilang Kendali: Saat berada di dekat rel, korban diduga sempat berhenti namun memainkan tuas gas motor. Tindakan ini memicu motor melompat tak terkendali ke arah jalur rel.

  • Kepanikan dan Benturan: Korban yang terkejut kehilangan momentum untuk menghindar atau menguasai kendaraannya. Motor beserta korban akhirnya menabrak badan kereta api yang tengah melintas.

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor milik korban hancur lebur dan terpental jauh ke sisi kanan jalur kereta. Nahas, Muhammad Adi Wibowo dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Pasca-kejadian, tim kepolisian bersama Petugas Pengamanan (PAM) Wilayah A Kereta Api segera terjun ke lapangan untuk mengamankan area dan mengatur situasi.

“Petugas kami telah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, meminta keterangan dari saksi-saksi mata, serta berkoordinasi secara intensif dengan pihak keamanan PT KAI guna penanganan lebih lanjut,” pungkas AKP Setio Budi Howo.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengendara bermotor untuk selalu fokus, tidak memainkan tuas gas, dan mengutamakan keselamatan saat berada di dekat perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu resmi. (*)

Hilang Kendali Saat Mainkan Gas Motor, Pemuda Di Natar Tewas Tertemper Ka 4124

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
‎ ‎
Times Akurat News