Erupsi Gunung Anak Krakatau Landa Lampung, Hujan Abu Turun, Penerbangan di Radin Inten II Dibatalkan
- account_circle Rivan Firmansyah
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Landa Lampung, Hujan Abu Turun, Penerbangan di Radin Inten II Dibatalkan
- Kawasan Natar: Fitrian, salah seorang warga Natar, Lampung Selatan, mengatakan debu mulai terasa usai waktu Magrib dan menebal dengan cepat. “Sampai di lantai rumah bagian dalam juga debunya,” ungkapnya pada Sabtu malam.
- Kawasan Kota Metro: Hal senada dilaporkan oleh Riduwnsyah, warga Kecamatan Kota Metro yang juga mengonfirmasi wilayahnya mulai terdampak paparan debu vulkanik yang membuat mata perih.
- Respons Pemerintah Kota: Mengantisipasi kondisi jalan raya yang tertutup debu vulkanik, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiagakan penuh armada untuk menyemprot jalan-jalan protokol pada malam hari guna mencegah kecelakaan dan infeksi pernapasan warga.
- TransNusa 5205 (Rute Cengkareng – Lampung)
- TransNusa 5206 (Rute Lampung – Jakarta)
- Lion Air 242 (Rute Cengkareng – Lampung)
- Garuda Indonesia 073 (Rute Lampung – Jakarta)
- Citilink Indonesia 904 (Rute Cengkareng – Lampung)
- Citilink Indonesia 905 (Rute Lampung – Jakarta)
“Abunya mengikuti arah angin. Jadi masyarakat perlu memerhatikan perkembangan arah angin dan informasi dari petugas. Kalau ada sebaran abu, masyarakat sebaiknya menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar untuk menghindari abu masuk ke saluran pernapasan maupun mengenai mata,” imbau Suwarno pada Sabtu siang.
Penulis Rivan Firmansyah
Menyajikan berita secara objektif, berimbang, dan faktual. Memerangi penyebaran berita bohong (hoaks). Memberikan wawasan mendalam melalui data jurnalistik dan investigasi. Seluruh anggota redaksi wajib menerapkan prinsip jurnalistik 5W+1H (Apa, Siapa, Kapan, Di Mana, Mengapa, Bagaimana).


Saat ini belum ada komentar