Bawa Semangat Tanggap Darurat, Wagub Jihan Lantik Rudi Syawal Pimpin Dinsos Lampung
BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi melantik Rudi Syawal sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung. Membawa rekam jejak yang kuat dalam penanggulangan bencana, Rudi kini ditugaskan untuk memimpin garis depan pengentasan kemiskinan ekstrem di Bumi Ruwa Jurai.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Gubernur Lampung, Bandar Lampung, pada Selasa (1/9/2026).
Sebelumnya, Rudi Syawal dikenal luas atas kinerjanya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung. Kepemimpinannya teruji saat menangani berbagai situasi darurat, termasuk krisis banjir di sejumlah wilayah.
Wagub Jihan menilai pengalaman tersebut merupakan modal berharga bagi Dinsos untuk merespons persoalan sosial masyarakat dengan lebih sigap.
“Saya meminta Bapak Rudi membawa ketangguhan dan semangat juang yang sama di Dinas Sosial. Keselamatan masyarakat Provinsi Lampung adalah yang utama,” tegas Jihan dalam arahannya.
Pemprov Lampung menegaskan bahwa tugas Dinsos tidak boleh berhenti hanya pada pengelolaan data penerima bantuan. Ke depan, Dinsos diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan taraf hidup masyarakat.
Berikut adalah tiga mandat utama yang ditekankan oleh Wagub Jihan kepada kepemimpinan baru Dinsos:
-
Validasi Data yang Presisi: Membangun basis data kemiskinan yang akurat agar setiap kebijakan dan distribusi bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
-
Penghapusan Kemiskinan Ekstrem: Menjadikan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai agenda krusial yang ditangani dengan langkah konkret dan cepat di lapangan.
-
Sinergi Bantuan dan Pemberdayaan: Menggunakan data sebagai fondasi untuk merancang program pemberdayaan keluarga yang terukur, sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi benar-benar mampu keluar dari jerat kemiskinan.
Dengan mengawinkan kecepatan respons ala kebencanaan dan ketepatan program sosial, Pemprov Lampung menaruh harapan besar agar Dinsos mampu memperkuat jaring perlindungan sosial di seluruh pelosok provinsi. (*)
