Bikin Kumuh, Maraknya Banner Bacaleg Membuat Warga Tanjung Senang Mengeluh

Posted by : Zulfikri June 27, 2023 Tags : Bandar lampung , Bawaslu bandar lampung , Nasdem

Bandar Lampung, (AL) – Poster dan banner bakal calon anggota legislatif (bacaleg) menjamur di Kecamatan Tanjung, Kota Bandar Lampung, pada Senin (26/6/2023).

Pantauan Jurnalis AkuratLampung.com, poster dan banner bacaleg itu terpasang di tiang listrik, bahkan juga terpaku di pohon-pohon di sepanjang Jalan Raya Ratu Dibalau, hingga Jalan Turi Raya.

Pihak Kecamatan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihak kecamatan tidak berhak menindak ataupun melaporkan adanya indikasi yang menyangkut penyelenggaraan Pemilu.

“Pihak kecamatan tidak bisa menindak mas, yang bisa menindak hanya bawaslu, pihak kecamatan hanya menjamin Netralitas ASN dilingkungan Kecamatan Tanjung Senang,” pungkas Edy, Mewakili Camat Tanjung Senang, Senin (26/6/2023).

Untuk diketahui Penyelenggaraan Pemilu akan dilaksanakan pada 14 Febuari 2024, dan Komisi Pemilu Umum (KPU) sudah mengumumkan bahwa jadwal pelaksanaan kegiatan Pemilu (Kampanye) ditetapkan mulai 28 November 2023 Hingga 10 Febuari 2024.

Maraknya banner Bacaleg di Kota Bandar Lampung membuat warga merasa kecewa terhadap pihak yang membidanginya, dan terkesan pihak berwenang serasa tutup mata terkait banner-banner tersebut.

Dikatakan Ari Warga Batang Wangi yang mengeluh terkait banyaknya Banner Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang sudah mulai menebar dan menjamur di wilayahnya dan terkesan terburu-buru memasangnya (ColongStar)

“Iyaah mas saya heran pemilu masih tahun depan dilaksanakannya, kok sudah banyak banget banner Bacaleg yaah, itu contoh di wilayah Kecamatan Tanjung Senang wih kelihatan kayak jualan Banner ditiap pohon atau tiang pasti ada, ini contoh banner dari Yenny Bacaleg dari Partai Nasdem ini berbaris bannernya didaerah Kandis ini,” ujar Ari dengan nada kesal

Disisi lain Ketua Bawaslu Kota Balam menjelaskan, Adanya kampanye dini yang dilakukan oleh Yenny berpotensi melanggar aturan pemilu serta peraturan daerah.

“Sepertinya melanggar Perda Kota Balam, memasang spanduk dan lain-lain (dll-red) yang tidak sesuai penempatan nya. Karena belum masa kampanye, dan sudah kami laporkan kepihak pemkot agar ditindak lanjuti,” Jelas Chandra Wansyah saat menyikapi hal tersebut melalui Via Whassap, Senin (26/6/2023). (Zulfikri)

RELATED POSTS
FOLLOW US