Open Bidding Ikuti Aturan, Penentuan Hasil JPTP Hak Prerogatif Gubernur

AKURAT LAMPUNG, BANDARLAMPUNG – Fahriza Darminto, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung selepas mengikuti acara pelantikan 6 JPTP hasil keputusan Gubernur, mengatakan jika nanti dibutuhkan untuk mencukupi kekosongan kursi, maka akan ditentukan melalui kecocokan dan kesesuaian karakteristik kemampuan diposisi tersebut (Job Fit-red)

Hal ini dikatakan Sekdaprov, Jumat (23/06/2023), menjawab pertanyaan wartawan terkait satu kursi kosong yang dinyatakan tidak memenuhi aturan Open Bidding usai mengikuti pelantikan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.

Sekda ini juga menegaskan bahwa penetapan pejabat untuk dilantik sepenuhnya adalah hak Gubernur Lampung.

“Kalau pengajuan dari provinsi sudah sesuai maka KASN menyetujui. Diserahkan kepada gubernur, dan gubernur memilih salah satu dari tiga nama. Itu hak prerogatif gubernur,” kata Sekda.

Dari 7 jabatan yang dilelang, ada 6 yang dilantik, yaitu Kepala BKD, Kadispora, Kadis Perpustakaan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perkebunan dan Kabiro Perekonomian.

Sementara Kadis ESDM tetap kosong dan masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt), yaitu Febrizal Levi. Padahal jabatan tersebut sudah kosong selama 3 tahun terakhir.

Fahrizal Darminto mengatakan jabatan Kadis ESDM memang belum memenuhi syarat untuk dilantik.

“ESDM kan masih kosong itu, karena tempo hari tidak memenuhi tiga calon. Nanti kita lihat apakah melalui job fit atau kita melakukan open bidding lagi,” kata Fahrizal Darminto.

Fahrizal mengatakan ada dua mekanisme untuk mengisi jabatan kosong di pemerintahan daerah. Yang pertama job fit, yaitu menunjuk pejabat eselon II yang sudah lulus Jabatan Tinggi Pratama dan sesuai kriteria.

Kedua seleksi terbuka atau open bidding untuk pejabat yang belum eselon II. Sehingga harus mengikuti berbagai tes agar bisa menjabat setingkat kadis/kaban.

“Jadi bisa lewat job fit atau nanti kita open bidding lagi,” ungkapnya.

Sekdaprov juga mengatakan pihaknya sudah berupaya dengan menggelar beberapa kali open bidding. Tapi memang hasilnya tidak memenuhi syarat pelantikan, yaitu minimal tiga nama.

“Tempo hari kan kita sudah open, tapi terakhir nggak terisi. Jadi bisa saja karena nggak terisi kita job fit,” ujarnya. (Jul).

RELATED POSTS
FOLLOW US